3rd

3rd

pada akhirnya umur itu bertambah lagi. dulu yang masih mampu ku timang dan angkat, kini beranjak tinggi dan membuatku tak mampu menggendongnya lebih lama. Naura Auni Shafina. nama itu kami berikan selang sehari setelah dia lahir. di dalam kamar rs, kami berpikir keras mencari lalu memasangkan nama yang memiliki arti baik. 

sekarang usianya sudah genap 3y. tepatnya 26 agustus 2016 lalu. biarkan doa ini lantang kuteriakkan pada-Nya saja tanpa siapapun yang lain tahu.

aku dan suami berusaha untuk tidak membiasakan membuat pesta ulang tahun. cukup mengirim kue sebagai bentuk berbagi dan merasakan kegembiraan bertambahnya umur kepada tetangga sekitar. khawatir jika nanti anak2 beranjak besar dan ingin membuat pesta ulang tahun tapi orangtua sedang tidak berlebih uang. namun, meskipun demikian aku bukanlah pembenci pesta ulang tahun. 

berhubung ulang tahun itu jatuh pada hari jumat, dan ayah bekerja, jadi tiup lilinnya hari sabtu. mbah kung, mbah ndo, dan tante hesti pun datang. tak lupa mereka membawa kado. spesial juga untuk rania.

selamat ulang tahun anak ibu dan ayah :*

mendongeng

mendongeng

ada banyak cara untuk membuat anak2 bahagia. sekalipun itu sangat sederhana. dongeng! ya dengan mendongeng mereka antusias dan semakin mendekatkan hubungan. dongeng tidak harus berpanduan pada pakem buku. menghayal pun tak ada salahnya. hal itu insyaallah turut mengajak anak untuk berimajinasi. menggambarkan apa yang kita ceritakan. gunakan bahasa yang mudah dicerna dan dimengerti.

hehehehe…, berikut ini dongeng yang pernah saya ceritakan pada naura;

“pada suatu hari, ada seekor kelinci tengah makan wortel dengan lahapnya. begitu banyak wortel yang dimakannya. dan tiba2 kura-kura datang. dia keheranan. kenapa kelinci makan wortel sebanyak itu? begitu ditanyakan, kelinci menjawab bahwa dia harus banyak makan wortel karena dia lelah memakai kaca mata. kura2 pun tertawa. kenapa kamu tertawa? tanya kelinci. menurut kura2, kelinci terlambat. karena mata sudah berkacamata tapi baru tersadar harus makan makanan yang sehat.”

“ada seekor kancil yang sedang tidur. dia terlihat sangat lelah. tapi, tiba2 tidurnya terganggu oleh kedatangan gajah. gajah mengeluarkan suara cukup keras tepat di dekat telinga kancil. kancil marah. bukan hanya itu, gajah pun menyemprotkan air menggunakan belalainya. hey gajah! kenapa kau menggangguku?! aku lelah,mengantuk. karena kemarin seharian sibuk bermain dengan teman2 kancil yang lain. maaf kancil. baiklah untuk menebus kesalahanku tidurlah di atas tubuhku. makanya lain kali jangan lupa untuk selalu beristirahat. kancil pun tidur di tubuh gajah yang besar”.

kurang lebih begitu dongengnya. simple tapi alhamdulillah naura berhasil tertawa. karena dongengnya tidak lupa mengeluarkan suara2 aneh…

lomba lagi… (21-8-2016)

lomba lagi… (21-8-2016)

dan, di hari minggu sore naura bersama teman2 lingkungan rumah ikut lomba sepeda hias dan busana anak.

itu naura baru datang. teman2nya pun belum kumpul semuanya.
  

mereka sudah bersiap untuk memulai pawai keliling komplek. sementara itu bu RT sebagai ketua panitia sedang memberikan pengarahan.

naura memang belum sempurna dalam hal gowes sepeda. karena jarang main sepeda. dan dalam lomba itu dia didampingi ayah. saya pun sibuk bersama rania di barisan belakang.

pawai sudah selesai dan berkumpul lagi di lapangan olahraga.

sedang menunggu pengumuman siapa yang menjadi pemenangnya.

saya tidak berharap banyak naura bisa menjadi pemenang. naura berani tampil saja sudah cukup. meskipun kostum yang dia kenakan jauh dari pakaian nasionalisme dan sepeda yang dihias jauh dari keindahan. tapi, saya dan suami cukup senang karena bisa membantu menghias sepedanya. membuat kupu2 dari kertas origami dan merangkai kertas warna warni di antara jeruji sepeda yang nyempil.

ini bonusnya. karena adek ikut heboh. hehehehe….mungkin next independent days rania bisa turut serta dalam lomba.

malam puncaknya adalah tgl 27 malam. sebagai penutupan dan pemberian hadiah. oh iya, ayah ikut lomba badminton juga lho. ganda. tapi, kalah. hehehehe…maklum ga pernah latihan. efeknya, besok badannya pegel2.

selamat menikmati lomba untuk semuanya. yang penting kebersamaannya ya…

selamat ulang tahun indonesia (71y)

selamat ulang tahun indonesia (71y)

merdeka? terlalu luas jika kata merdeka itu diartikan. semua jawaban mengenai arti merdeka tidak ada yang salah. merdeka dari segala bentuk ancaman dan keresahan menyangkut pribadi dan seluruh isi di bumi adalah pendapat dari saya mengenai arti merdeka. 

tidak terasa ya usia indonesia sudah sebanyak itu. semakin menua untuk ukuran manusia.

belum banyak kontribusi yang saya berikan untuk indonesia. hal kecil yang telah saya lakukan adalah memasang bendera merah putih di halaman rumah. dan yang pasti saya bangga berbahasa indonesia, menjadi warga indonesia, dan berwajah indonesia. meskipun saya tidak menutup diri untuk memberikan ilmu mengenai bahasa asing kepada anak2 saya. 

dan di hari kemerdekaan, tepatnya sore hari, naura ikut lomba bersama teman2nya di lingkungan rumah. naura ikut lomba balapan mengambil bendera. alhamdulillah juara 2. moment pentingnya sebenarnya terletak pada saat dia berani unjuk diri di depan orang banyak. soal menang ga menang itu hal biasa. dan insyaallah hari sabtu depan naura akan ikut lomba hias sepeda. 

nah, ternyata si rania memberikan kejutan di hari kemerdekaan ini. tepatnya 18 agustus. secara perlahan dan penuh kehati2an telapak kakinya memiliki kekuatan untuk berdiri tanpa sanggahan dari benda atau orang lain. meskipun baru 10″ bertahan lalu jatuh lagi. setidaknya rasa takut tidak membayanginya. pun dia selalu tertawa sendiri ketika berhasil melakukannya. bukan hanya itu. sekarang giginya sudah ada 4. lucu dan tambah mantap gigitannya.

doa saya untuk indonesia adalah “menjadi negara yang lebih baik lagi dalam segala hal. ketidaksempurnaan tentu tidak akan pernah luput. untuk itu diperlukan kerjasama seluruh masyarakat untuk membangun negrinya menjadi lebih baik lagi”. 

selamat ulang tahun indonesia…

salam hormat saya sebagai warga negara indonesia…

amoeba

amoeba

pada akhirnya suami berangkat tugas juga. hari jumat ke medan dan sabtu ke jogja. berangkat sebelum subuh dan pulang di menit2 jam cinderella. sekalipun saya di rumah, tapi saya sudah bisa merasakan bagaimana lelahnya fisik dan pikirannya. tapi, apadaya semuanya dilakukan atas dasar tanggungjawab. 

dan di hari keberangkatannya itu, ternyata rania demam. efek batuk pilek. pagi sampai siang masih bisa ditinggal untuk menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. tapi, menjelang jam 12 siang ke atas, rania mulai rewel. maunya digendong terus. dan kepalanya selalu direbahkan di pundak saya. mungkin dia merasakan pusing. alhamdulillah rania masih mau makan meskipun sedikit. tapi, sore saya hanya memberikan jus semangka. selain bisa langsung ditelan, airnya juga manis. dan menurut info yang saya baca, semangka bisa menurunkan demam. entah itu mitos atau fakta. saya belum bertanya pada ahlinya. rania pun tak luput dari pemberian obat batpil. stock di rumah yang alhamdulillah cocok.

masalah besar pun datang dan berhasil membuat saya menangis. saat naura sedang BAB bersamaan saat dia sedang mandi, pada saat itu juga rania tidak mau sendirian di bangkunya. dan dengan berat hati rania pun saya tinggal demi mengurus naura terlebih dulu. ga tega! apalagi ketika menangis rania sampai meletakkan kepalanya di meja makan. karena menangisnya sudah tidak bisa dibendung, akhirnya saya menyerah dan menggendongnya. sementara naura dengan berat hati saya tinggalkan. sesekali sambil menggendong rania, saya melihat kondisi naura yang masih menunggu kedatangan saya di kamar mandi. beruntung naura bisa memanfaatkan keadaan. sambil menunggu saya, dia asik bermain air. jika bisa membelah diri seperti amoeba, maka dalam hitungan detik hal itu sudah saya lakukan. dan tentu rania tidak akan menangis. naura pun tidak akan menunggu hampir 30″. maafkan ibu nak…

Dunia pontang panting

Dunia pontang panting

jaman sekarang menurut saya bisa dikatakan sebagai jaman edan. karena tekhnologi hampir semua yang diingini bisa menjadi mungkin. dan karena tekhnologi juga yang tadinya normal2 saja bisa menjadi amburadul. hanya benteng agama yang bisa menemani. baik anak2 maupun orang dewasa. karena tekhnologi juga anak2 bisa menjadi korban. seperti yang sering diberitakan akhir2 ini mengenai kasus pencabulan yang dialami anak2 dan dilakukan pula oleh anak2. bahkan ada juga orang dewasa yang berperilaku tidak senonoh pada anak2 yang sepantasnya menjadi adik atau anaknya. miris!

di dalam lingkungan keluarga kecil saya, yaitu dimulai dari diri saya, sebisa mungkin saya memperlihatkan ketekunan dalam beribadah. shalat di dekat anak2, dan mengaji. meskipun ketika mengaji anak2 berusaha merebut alquran saya. bukan hanya itu, saya pun membiasakan diri untuk memakai jilbab. jujur saja, jilbab saya belum terlalu sempurna. tapi, saya terus berusaha untuk memperbaiki. dan saya berjilbab ketika hati dan agama saya pun sedang dalam taraf belajar juga. jadi saya berjilbab tidak menunggu ketika hati dan agama saya sudah baik lebih dulu. karena berjilbab adalah kewajiban bagi perempuan dalam islam. 

ketika saya dan keluarga sedang jalan2 ke mall atau tempat umum lainnya, tentu bertemu dengan berbagai macam manusia. mulai dari suku dan agama. cara mereka dalam berpakain pun bermacam2. ada yang santai dan sampai ke taraf heboh. heboh dalam arti kata tidak pada tempatnya. misalnya; pakaian yang selayaknya digunakan di rumah malah digunakan di tempat umum. sebut saja rok mini dan celana mini. disitu saya merasa kasihan pada tubuhnya. pasti kulitnya merasa kedinginan dan malu dilihat orang. 

sesuai perintah ayah, naura ketika keluar rumah minimal celananya panjang. memang belum besar dan belum mengerti apa itu pornografi. tapi, ga ada salahnya kan diajarkan dari sekarang. apalagi tahun depan insyaallah dia mulai TK. semakin banyak teman, pergaulan, dan lingkungan baru, maka jauh2 hari bentengnya pun sudah harus dibangun. apalagi naura sering nonton tv. tentunya banyak model2 pakaian yang bersliweran. kalau tidak dicontohkan yang benar, maka kepada siapa kiblatnya. saya pun terus belajar menahan diri untuk tidak membeli baju minim untuk anak2 ketika ke mall. kalau pun terpaksa karena model, bahan, dan warnanya bagus, maka saya harus mensiasati agar baju itu terlihat sopan ketika dipakai. misalnya dengan menambahkan celana panjang atau legging. dan ketika baliq nanti, doa saya untuk anak2 agar bisa menutup semua auratnya. bahkan jika memungkinkan ketika belum baliq itu tiba.

saya tidak ingin keluarga saya tertinggal di neraka jahanam. terlebih suami saya. karena dia adalah imam yang bertanggung jawab terhadap isi keluarganya. saya ingin semua keluarga dan saudara saya kekal di syurga. amin amin ya allah…

My husband my hero

My husband my hero

Semenjak pindah tempat kerja, siklus aktifitas di rumah pun berubah total. yang tadinya suami berangkat bisa siang, harus berubah jadi berangkat pukul setengah 6. bahkan waktu awal2 masuk kerja berangkatnya pukul 5. kebayangkan sebagai istri harus bangun jam berapa? saya bangun jam 4. kalau lagi capek banget dan ngantuknya masih kebangetan, paling saya bangun setengah 5. jadi, mandinya pun harus buru2. karena gantian sama suami. lalu saya siapkan sarapan dan perbekalan jika ada stock.

tidak terasa rutinitas itu sudah saya jalani hampir 2y. soal suami pulang malam sih sudah biasa. karena di kantor sebelumnya pun begitu. tapi, yang tidak biasa adalah akhir2 ini di setiap jumat suami harus keluar kota mengontrol lokasi pemasangan bilboard. karena jika tidak sesuai nanti bos besar bisa komplain. ditambah lagi, ada 1 hari di hari weekend suami juga harus ke luar kota demi tugas yang sama. kesal? pasti! karena weekend adalah hadiah untuk anak2 bisa bermain bersama ayahnya. terlebih sekarang Rania sudah mengenal ayahnya. ditinggal pergi langsung nangis. 

entah kenapa setiap anggota keluarga; entah itu suami, orangtua, atau saudara yang pergi keluar kota atau kemana pun dan dalam perjalanan cukup jauh, terlebih menggunakan pesawat terbang, selalu membuat saya was2 jika belum sampai tujuan. pikiran yang macam2 pun bersliweran. mungkin memang saya saja yang terlalu berlebihan. sebagai orang muslim, saya percaya bahwa setiap doa umatnya pasti didengarkan oleh Allah. jadi, hanya berdoa yang bisa saya lakukan agar selalu dilindungi Allah.

saya kasihan pada suami karena kerja terlalu divorsir. ga banyak yang bisa saya bantu selain support dalam bentuk dukungan dan doa, menyediakan makanan yang sehat dan segala kebutuhan lainnya. ya meskipun saya tentunya tidak luput dari ketidaksempurnaan. sering kalau suami pulang kerja larut malam, saya sudah tidur lebih dulu. padahal niat hati ingin menunggunya. tapi, apadaya badan tergoda untuk terbaring saja. maaf suami.

pokoknya mah suami adalah pahlawan untuk keluarga. i love u ayah, i love u suami :*

kalau sudah begini jadi terkenang perjuangan bapak. bapak yang sudah menyokong kebutuhan di rumah, baik sekolah dan kebutuhan printilan lainnya yang tentu diserahkan pada ibu untuk mengatur. bapak yang selama ini rela kehujanan dan kepanasan di kebun untuk mendapatkan keuntungan yang kelak bisa digunakan untuk keluarga. bapak yang rela menghitam padahal aslinya berkulit putih. bapak yang rela mengalami katarak karena terlalu sering terpapar obat kimia untuk membasmi hama di kebun. bapak yang selamanya akan ada di hati keluarga…