Up!

Up? Jangan tanya artinya apa. Tapi makna dibalik katanya. Up adalah sebuah film kartun romantis sekaligus mengajarkan kita arti sebuah syukur di antara kekurangan. Film itu perdana tayang di bioskop. Tapi, sayangnya gue ngga sempet nonton. Dan sabtu (18/2/’12) lalu gue baru bisa nonton sama Bajak Laut. Itupun di rumah dan baru ngeh juga kalo judulnya Up. Parah!
Filmnya bagus. Jangan tanya soal kecanggihan tekhnologinya. Selain rapi, juga detail banget. Masuk akal pula. Bukan bermaksud membandingkan sama film kartun karya Indonesia. Tapi, coba deh lo perhatiin secara seksama setiap lekuk bagian atau sisi-sisinya. Pasti ada yang ganjil, kurang atau ngga masuk akal.
Nggak salah waktu Bajak Laut bilang film Up itu romantis. Gue akui memang romantis.
Up ngajarin bagaimana sepasang kekasih bisa menerima dalam kelebihan dan kekurangan. Di situ, si tokoh perempuannya ternyata divonis ngga bakalan punya anak. Tapi, si prianya tetap menerima dengan lapang dada. Bahkan tidak memutuskan untuk menikah lagi. Mereka dipisahkan oleh kematian. Si perempuannya meninggal di usia tua karena sakit.
Makna itu yang bisa gue petik saat nonton Up. Simple tapi besar isinya.
(Berhubung gue lupa siapa nama tokoh perempuan dan prianya, jadi gue panggil aja si perempuan dan si pria) šŸ˜€

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s