Toilet Training season 2

Begitu Rania lahir, toilet training Naura sempat terhenti sampai beberapa bulan. Dan, kira-kira pertengahan maret, dengan penuh keyakinan bahwa Naura dan gue bisa, akhirnya training pun diberlakukan kembali. Setiap 2 jam sekali Naura diajak ke kamar mandi untuk pipis. Tentunya tidak secara terbuka bahwa dia pergi ke toilet untuk pipis. Karena Naura menolak dan marah. Maklum dia belum bisa membedakan rasa kebelet pipis. Jadi, paling dibawa ke kamar mandi dengan alasan cuci tangan. Lama-lama akhirnya dia nanya, kenapa kok cuci tangan. Misalnya dia tadi pegang hp atau makan coklat, krupuk dll. Makanya harus cuci tangan. Pokoknya segala macam alasan yang bikin dia bersedia ke kamar mandi. Kecuali saat bangun tidur. Gue bilang bahwa diapersnya sudah penuh makanya harus diganti. Padahal sering kali saat dibuka, diapersnya masih dalam kondisi kering. Sebagai ibu, gue khawatir Naura belum bisa mandiri ke kamar mandi. Mengingat sebentar lagi dia akan sekolah.

Happy Training Naura…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s